Pelajaran kapita selekta kali ini kedatangan dosen tamu dari Kompas yaitu bapak Irwan Juliana. Beliau merupakan lulusan sarjana Biologi di Satya Wacana dan sekarang sedang menjalani
program S3 Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia.
Media terus
berkembang seiring dengan perkembangan zaman. dimana masyarakat mulai mengenal berbagai sejumlah media,
seperti koran, majalah, radio, televisi, buku, atau yang lain-lain. Media tersebut
adalah media konvensional. dimana kita mulai memasuki era media baru. Apa itu media
baru?
https://www.google.com/search?gs_rn=27&gs_ri=psy-ab&tok=br2jQrasM73Qx8jRkO9wcg&pq=koran&cp=10&gs_id=1k&xhr=t&q=media+sosial&es_sm=122&bav=on.2,or.r_cp.r_qf.&bvm=bv.53371865,d.bmk&biw=1366&bih=624&dpr=1&um=1&ie=UTF-8&hl=en&tbm=isch&source=og&sa=N&tab=wi&ei=25NKUuPsF42Irge914HoAg#facrc=_&imgdii=_&imgrc=jYQrnZ4lOsQD-M%3A%3B0TrSucHnKXfqEM%3Bhttp%253A%252F%252Fbusinesslounge.co%252Fwp-content%252Fuploads%252F2013%252F07%252Fmedia-sosial.gif%3Bhttp%253A%252F%252Fbusinesslounge.co%252F2013%252F07%252F25%252F12-kesalahan-strategi-media-sosial-yang-sering-dilakukan%252F%3B500%3B358 , 02/10/13
Media baru mengubah pola tersebut menjadi many to many. Salah satu wujud media baru adalah tumbuhnya media sosial.
Media sosial mengedepankan aspek interaktif. Kita dapat memberikan komentar
secara langsung tentang suatu hal tertentu. Berikut adalah ciri-ciri media
baru, yaitu:
1.
Digital
Dalam hal ini, internet yang
merupakan jaringan luas yang memungkinkan seluruh dunia dapat mengaksesnya.
Pesan yang bentuknya multimedia, mengombinasikan berbagai bentuk pesan, tidak
seperti televisi yang menyampaikan pesan secara audio visual; radio secara
audio; dan media cetak secara visual. Pesan digital ini bentuknya bisa
merupakan gabungan dari teks, gambar, dan suara.
2.
Interaktif
Dalam hal ini, media baru
memungkinkan komunikasi dua arah terjadi di antara para penggunanya. sifat
interaktif yang dimiliki oleh media baru tingkatannya mendekati sifat interaktif
pada komunikasi antarpribadi secara tatap muka. Media komunikasi yang
interaktif ini memungkinkan para partisipannya dapat berkomunikasi secara lebih
akurat, lebih efektif, dan lebih memuaskan.
3.
Sosial
Dalam media baru, bukan hanya media
pers online yang secara khusus
dikelola oleh suatu perusahaan media tertentu. Adapula media sosial seperti
facebook, twitter, dan blog, di mana penggunanya bisa berinteraksi secara bebas
mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Di sisi lain, mereka juga bisa memberikan
dan saling menanggapi.
4.
Asynchronous
Maksudnya adalah kemampuan media
baru untuk mengirimkan dan menerima pesan sesuai dengan waktu yang dikehendaki individu
penggunanya. Contohnya, jika di televisi suatu acara ditayangkan pada jam
tertentu, acara tersebut hanya bisa dinikmati oleh penontonnya pada waktu
tertentu saja. Tetapi, di media baru, kita bisa melihat tayangan tersebut di
waktu yang kita kehendaki. Kita dapat menyaksikannya di sejumlah situs, seperti
youtube.
5.
Narrowcasted
Dalam hal ini, media baru mengelompokkan
para penggunanya sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan dari penggunanya.
Misalnya, jika masyarakat ingin mencari suatu pekerjaan, mereka dapat
mencarinya di situs yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan dengan jenis
pekerjaan yang diinginkan.
6.
Multimedia
Pesan dikemas dengan memanfaatkan
teknologi multimedia. Sebagai contoh, pengguna menampilkan suatu tulisan di
blog. Tulisan ini dapat diperkaya dengan gambar, animasi, video, lagu, dan
lain-lain. Di samping itu, pengguna bisa menambahkan link atau widget, seperti jajak pendapat interaktif.
Aspek dari new
media adalah digital, interactive, social, asynchronous, multimedia, dan
narrowcasted. Karakteristik ini penting, konsepsi penonton yang berfokus pada
media dari model lama yaitu SMCR, yang menekankan salah satu cara transmisi
pesan.
No comments:
Post a Comment