Wednesday, October 2, 2013

Media Baru


Pelajaran kapita selekta kali ini kedatangan dosen tamu dari Kompas yaitu bapak Irwan Juliana. Beliau merupakan lulusan sarjana Biologi di Satya Wacana dan sekarang sedang menjalani program S3 Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia.

Media terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. dimana masyarakat mulai mengenal berbagai sejumlah media, seperti koran, majalah, radio, televisi, buku, atau yang lain-lain. Media tersebut adalah media konvensional. dimana kita mulai memasuki era media baru. Apa itu media baru?

https://www.google.com/search?gs_rn=27&gs_ri=psy-ab&tok=br2jQrasM73Qx8jRkO9wcg&pq=koran&cp=10&gs_id=1k&xhr=t&q=media+sosial&es_sm=122&bav=on.2,or.r_cp.r_qf.&bvm=bv.53371865,d.bmk&biw=1366&bih=624&dpr=1&um=1&ie=UTF-8&hl=en&tbm=isch&source=og&sa=N&tab=wi&ei=25NKUuPsF42Irge914HoAg#facrc=_&imgdii=_&imgrc=jYQrnZ4lOsQD-M%3A%3B0TrSucHnKXfqEM%3Bhttp%253A%252F%252Fbusinesslounge.co%252Fwp-content%252Fuploads%252F2013%252F07%252Fmedia-sosial.gif%3Bhttp%253A%252F%252Fbusinesslounge.co%252F2013%252F07%252F25%252F12-kesalahan-strategi-media-sosial-yang-sering-dilakukan%252F%3B500%3B358 , 02/10/13

Media baru mengubah pola tersebut menjadi many to many. Salah satu wujud media baru adalah tumbuhnya media sosial. Media sosial mengedepankan aspek interaktif. Kita dapat memberikan komentar secara langsung tentang suatu hal tertentu. Berikut adalah ciri-ciri media baru, yaitu:
1.         Digital
Dalam hal ini, internet yang merupakan jaringan luas yang memungkinkan seluruh dunia dapat mengaksesnya. Pesan yang bentuknya multimedia, mengombinasikan berbagai bentuk pesan, tidak seperti televisi yang menyampaikan pesan secara audio visual; radio secara audio; dan media cetak secara visual. Pesan digital ini bentuknya bisa merupakan gabungan dari teks, gambar, dan suara.
2.        Interaktif
Dalam hal ini, media baru memungkinkan komunikasi dua arah terjadi di antara para penggunanya. sifat interaktif yang dimiliki oleh media baru tingkatannya mendekati sifat interaktif pada komunikasi antarpribadi secara tatap muka. Media komunikasi yang interaktif ini memungkinkan para partisipannya dapat berkomunikasi secara lebih akurat, lebih efektif, dan lebih memuaskan.
3.        Sosial
Dalam media baru, bukan hanya media pers online yang secara khusus dikelola oleh suatu perusahaan media tertentu. Adapula media sosial seperti facebook, twitter, dan blog, di mana penggunanya bisa berinteraksi secara bebas mengungkapkan apa yang mereka pikirkan. Di sisi lain, mereka juga bisa memberikan dan saling menanggapi.

4.        Asynchronous
Maksudnya adalah kemampuan media baru untuk mengirimkan dan menerima pesan sesuai dengan waktu yang dikehendaki individu penggunanya. Contohnya, jika di televisi suatu acara ditayangkan pada jam tertentu, acara tersebut hanya bisa dinikmati oleh penontonnya pada waktu tertentu saja. Tetapi, di media baru, kita bisa melihat tayangan tersebut di waktu yang kita kehendaki. Kita dapat menyaksikannya di sejumlah situs, seperti youtube.
5.        Narrowcasted
Dalam hal ini, media baru mengelompokkan para penggunanya sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan dari penggunanya. Misalnya, jika masyarakat ingin mencari suatu pekerjaan, mereka dapat mencarinya di situs yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan dengan jenis pekerjaan yang diinginkan.
6.        Multimedia
Pesan dikemas dengan memanfaatkan teknologi multimedia. Sebagai contoh, pengguna menampilkan suatu tulisan di blog. Tulisan ini dapat diperkaya dengan gambar, animasi, video, lagu, dan lain-lain. Di samping itu, pengguna bisa menambahkan link atau widget, seperti jajak pendapat interaktif.
Aspek dari new media adalah digital, interactive, social, asynchronous, multimedia, dan narrowcasted. Karakteristik ini penting, konsepsi penonton yang berfokus pada media dari model lama yaitu SMCR, yang menekankan salah satu cara transmisi pesan.

No comments:

Post a Comment