Wednesday, October 9, 2013

Keberlangsungan Media Konvensional di Tengah Media Sosial

Kapita Selekta Pertemuan 7
3 Oktober 2013

Pada pertemuan terakhir sebelum Ujian Tengah Semester, kami mendapatkan materi perkuliahan mengenai keberadaan media social yang mulai menggeser media konvensional. Materi ini dibawakan oleh seorang Redaktur Media Indonesia, Jerome Eugene Wirawan. Beliau bekerja pada rubrik hubungan internasional. Beliau sangat merasakan dampak media social yang mempengaruhi keberlangsungan media konvensional. Sehingga beberapa media konvensional bahkan telah tidak dapat bertahan dan gulung tikar.

Berikut ringkasan materi perkuliahan :
Media berdiri dan berkembang sesuai dengan ilmu jurnalistik. Jurnalistik diterjemahkan sebagai laporan atau catatan harian. Laporan – laporan yang memiliki nilai khusus untuk diketahui publik dan selalu diupdate setiap waktu ini dikemas menjadi berita. Tim jurnalistik yang berperan serta dalam menyiapkan berita mulai dari mengumpulkan berita, memverifikasi data, mengolah dan juga menyajikan untuk dikonsumsi publik. Dalam menjalankan tugasnya tim jurnalistik berpegang teguh dalam hal yang disebut pilar jurnalistik



Pilar jurnalistik antara lain :

1. Fakta.
Fakta itu suci. Fakta adalah segala sesuatu yang tertangkap oleh indra manusia atau data keadaan nyata yang terbukti dan telah menjadi suatu kenyataan. Catatan atas pengumpulan data disebut fakta. Fakta seringkali diyakini oleh orang banyak sebagai hal yang sebenarnya, baik karena mereka telah mengalami kenyataan-kenyataan dari dekat maupun karena mereka dianggap telah melaporkan pengalaman orang lain yang sesungguhnya. Fakta bersifat obyektif dan tidak bisa dibantah lagi, oleh karena itu fakta tidak bercela dan sifatnya mutlak.

2. Kebenaran / truth
Kebenaran adalah persesuaian antara pengetahuan dan obyek. Kebenaran adalah lawan dari kekeliruan yang merupakan obyek dan pengetahuan tidak sesuai. Kebenaran dikemukakan untuk membenarkan teorinya atau keyakinannya. Oleh karena itu kebenaran mempunyai versi masing-masing. Versi berdasarkan kepemilikan modal, sesuai dengan materi sebelumnya yakni ekonomi media. Sisi komersialisme dan menekankan kepentingan golongan tertentu menciptakan versi masing-masing. Kebenaran yang mereka sampaikan tidak salah, namun terkait lagi tampilan yang dihasilkan bisa beda sesuai versi pemilik modal.

Dari hal tersebut bisa disimpulkan bahwa seorang jurnalis harus memverifikasi sebuah fakta untuk mendapatkan suatu kebenaran. Karena kebenaran memiliki banyak versi berkaitan dengan kepemilikan modal yang menggunakan media juga untuk menunjang kepentingannya.

Fakta dan kebenaran adalah hal yang menjadi pegangan jurnalistik. Namun terdapat permasalahan, fakta dan kebenaran tersebut hanya menjadi konsumen tim jurnalistik saja, karena pada kenyataannya seringkali masyarakat cenderung memilih berita mana yang mereka ingin lihat dan mereka sukai. Jurnalis tidak lagi dapat memberikan berita atau gambar- gambar kejadian yang seratus persen murni. Namun berita disampaikan sesuai dengan kebenaran yang sudah difilter, yakni yang ingin dilihat masyarakat. Hal ini juga terkait dengan kode etik jurnalistik, karena dianggap tidak semua bagian berita harus publik ketahui.

Hadirnya media sosial membawa dampak yang cukup besar terhadap media konvensional. Media social lebih dominan dan dipopuleri oleh masyarakat disbanding media konvensional. Masyarakat cenderung memilih membaca berita melalui media internet. Media social memukul industri media konvensional dimana buktinya adalah penjualan koran dan surat kabar merosot, kecenderungan masyarakat mencari dan menerima berita dari sosial media, penurunan iklan dan sebagainya.



Media konvensional memang memiliki kekurangan dibandingkan media social .Kemudahan media social memang menjadi point plus, namun dalam mencerna informasi tersebut kita harus memverifikasi apa yang dikabarkan media social. Kita harus menjadi kritis dan tidak mudah dibodohi dengan pemberitaan media social.

Berikut tugas berita verifikasi kutipan Tweet dari PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA)




Pelanggan air kini dapat melakukan pembayaran tagihan air PT PAM Lyonnaise Jaya di seluruh Indomaret. Ribuan gerai Indomaret di Jakarta siap melayani pembayaran tagihan air masyarakat. Indomaret merupakan minimarket modern pertama yang melayani pembayaran air Palyja. Layanan pembayaran tagihan Palyja dapat dilakukan sesuai jam operasional minimarket Indomaret. 



Banyak keuntungan yang diperoleh dengan kemudahan fasilitas ini. Dengan layanan terbaru tersebut pelanggan bisa berbelanja sekaligus membayar tagihan sehingga hemat waktu dan transportasi. Keuntungan adanya pelayanan ini adalah pelanggan dapat membayar tepat waktu serta terhindar dari pembayaran double dan denda keterlambatan.

Kesimpulan:
Dengan adanya media social memang mempermudah akses informasi yang dibutuhkan masyarakat. Namun terdapat sisi negatifnya, yakni informasi tersebut tidak bisa diverifikasi karena semua orang dapat memberikan informasi secara cepat di dunia maya. Oleh karena itu, sebagai masyarakat kita juga harus bersikap kritis terhadap berita yang disampaikan


No comments:

Post a Comment