Kapita Selekta Pertemuan 8
24 Oktober 2013
Pertemuan pertama setelah Ujian Tengah
Semester, kami mendapatkan materi perkuliahan mengenai Corporate Communication
atau dikenal dengan istilah ‘korkom’. Materi ini dibawakan oleh seorang kepala
bidang humas dan sekretariat, Wijaya Laksana. Beliau bekerja di PT Pupuk Kaltim.
Beliau memiliki banyak pengalaman menangani bidang komunikasi korporat hingga
dipindahtugaskan ke daerah bukan pengalaman baru bagi Beliau, namun menjadi
tantangan tersendiri.
Berikut ringkasan materi perkuliahan :
Corporate
Communication adalah segala bentuk kegiatan komunikasi (internal & external) yang dilakukan secara terencana dan
berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik “Goodwill” dan menciptakan saling
pengetian antara suatu organisasi dengan seluruh khalayak / publik “stakeholder”.
Tujuan dari PR (public Relations) dalam
melaksanakan corporate communication agar mendapatkan hasil, terciptanya Good Image (citra baik ) perusahaan, mutual understanding (saling
pengertian), mutual confidence
(saling mempercayai).
Tugas:
·
Mengelola arus informasi, sehingga petugas komunikasi korporat menyediakan
informasi kepada publik perihal kebijakan organisasi, kegiatan, produk, dan
karyawannya agar dapat memberikan pengetahuan yang maksimal
· Menjaga hubungan harmonis antar stakeholder. Praktisi korkom
harus mampu mengelola komunikasi sehingga tidak merugikan perusahaan, salah
satunya sebagai pemegang kepentingan utama yaitu stakeholder.
· Memberi masukan pada manajemen. Praktisi korkom merencanakan
strategi yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen, dengan tujuan
sama yaitu memperkenalkan perusahaan serta meraih keuntungan.
· Memutuskan strategi terbaik bagi perusahaan dalam usaha menciptakan,
memelihara dan memantau Citra baik perusahaan (Good Corporate image) baik yang berkaitan dengan kebijakan
perusahaan, produk atau jasa, reputasi maupun personelnya (karyawan)
Karena banyak
perubahan, oleh karena itu staff PR saja tidak cukup, sehingga juga diperlukan
seorang PR yang mampu melakukan komunikasi korporat, hal itu dikarenakan
informasi memiliki perkembangan yang sangat cepat. Kemudian publik sudah
sangat cerdas dan kritis sehingga diperlukan lebih dari sekedar produk namun
visi misi dan tujuan, serta pengenalan jati diri perusahaan sendiri.
Perangkat yang
digunakan dalam komunikasi korporat adalah
·
Corporate culture
·
Corporate identity
·
Corporate philosophy
·
Corporate citizenship
·
Good press relation
·
Penguasaan tools dan technology
Strategi dan konsep dasar praktik
komunikasi korporat adalah pertama menciptakan saluran dan media komunikasi
yang tepat, sesuai dengan namanya komunikasi korporat. Dalam komunikasi
tersebut harus diciptakan mutual understanding dan rasa saling pengertian
kepada khalayak. Kemudian strategi komunikasi tersebut dibentuk dalam upaya
membangun reputasi. Dalam komunikasi tersebut harus dibangun jaringan
komunikasi internal agar diperoleh sense
of belonging sesuai budaya perusahaan yang ada.
Strategi Manajemen & Respon
Sosial :
·
Strategi Inaktif : lingkungan berubah,
organisasi tidak berubah
· Strategi Reaktif : lingkungan yang
berubah pertama kali kemudian organisasi merespon perubahan tersebut
·
Strategi Proaktif : organisasi
berinisiatif berubah dan lingkungan diubah
·
Strategi Interaktif :organisasi dan
lingkungan berubah secara simultan dalam arah yang sama
Formula dalam melakukan strategi
respon sosial
· Scanning:
Praktisi komunikasi korporat harus mencari hal-hal yang terkait dengan
komunikasi korporat yang telah dilakukan
·
Monitoring:
Memantau arah respon sosial dari masyarakat
·
Forecasting:
Meramalkan apa yang akan terjadi dengan perkembangan kegiatan respon sosial
yang ada.
·
Accessing:
melakukan tanggapan langsung terhadap respon sosial yang ada.
Strategi menghadapi perubahan
lingkungan:
· Strategi buffering (penahan) digunakan untuk membantu menutup
perusahaan dari gangguan dalam lingkungan bisnis. Strategi buffering memperkuat batasan
protektif perusahaan dan ditujukan untuk mengurangi ketidakpastian
· Strategi bridging (jembatan) mencoba untuk mengadaptasi aktivitas
perusahaan dalam sejumlah cara yang disesuaikan dengan harapan stakeholder external
Kesimpulan:
Dalam dunia bisnis, Public Relations harus
mampu melaksanakan strategi komunikasi korporat, karena hadirnya masyarakat yang lebih kritis.
Pengenalan akan perusahaan bukan hanya terletak pada produk namun jati diri
perusahaan dimana komunikasi korporat membawa terhadap pengenalan tersebut.




No comments:
Post a Comment